Subjectif

Subjectif Jumat Kliwon 10 Desember 1998 Oleh Kiai Ganjel “Kita harus subjektif karena kita adalah pemimpin, garam, ragi, terang, utusan/wakil Allah” Tapi subjektif yang salah kalau kita bodoh atau tidak mewakili Allah. Sudahkah Anda bisa Subjektif? Tingkatkan Kawruh!