Merenung Saat Sang Guru Meninggalkan Kita
Oleh: Kadang Gondo Arum

Seperti mimpi .. kematian Pak Joko .. Pak Bagyo dan Roy begitu tidak terduga… aku tidak akan mempertanyakan mengapa ini semua terjadi.. juga mengapa aku dan kadangku Desi harus menjadi saksinya …
Begitu banyak pelajaran dan kaweruh yang luar biasa… tak ternilai harganya yang kudapat dari Guruku ..bahkan disaat terakhirpun beliau memberi pelajaran buatku … begitu manusiawi dan biasa .. sederhana ..
Selama ini kita mengejar sesuatu yang tidak pasti.. kepandaian .. kekayaan .. martabat .. nama baik .. padahal semua itu tidak pasti … kita lupa bahkan tidak sempat memahami sesuatu yang pasti yakni kematian .. kadang kita begitu takut dan negatif thinking memandang kematian padahal itu sesuatu yang pasti kita alami ..
Sikap kita yang terbaik untuk saat ini adalah melakoni hidup dengan sungguh-sungguh, menerapkan kaweruh yang kita miliki.. tanpa ada keterikatan dengan hal-hal semu .. sampai tugas kita selesai..
“orang yang tidak takut akan kematian adalah orang yang begitu menikmati hidup”
… pencerahan …
Sama seperti ke 11 murid Yesus yang begitu bingung saat Yesus wafat .. sampai akhirnya mereka mengalami pencerahan, timbulnya kesadaran baru bahwa kebenaran Allah harus diestafetkan .. dan mereka harus menjadi garam .. demikian pula kita, kaweruh Gantharwa harus disebarluaskan… mulai dari apa adanya saja ..

Merenung Saat Sang Guru Meninggalkan Kita

Comments are closed.

Gantharwa