22-23 April 2009 Rasa syukur …kepada Gusti yang telah memberikan Ijin untuk terlaksananya pertemuan ini, sebagai satubagian dari sketsa perjalanan sebagai satu symbol tetap terjaga terjalinnya tali Komunikasi …. Terimakasih kepada Mbah Moel yang telah bersedia menemani kami bersilaturahmi ..Terimakasih
BERSYUKUR
BERSYUKUR Oleh: Satria Sukma Bhuwana Hallo para kadhang, senang bisa berjumpa kembali walaupun hanya dalam sebentuk tulisan. Semoga bisa menjadi bahan diskusi yang membangun spiritualitas kita. Tulisan ini terinspirasi dari sebuah peristiwa dimana saya tiba-tiba teringat akan salah satu guyonan
::Selembar Serat Abang Wasitah~Wasilah diri::
Penyampaian ini sekedar wacana..jauh dari nilai2 ilmiah dan bukan dlm kerangka religius… Bagaimna sesuatu yg dikenal akan “Sebuah yang lebih” terpaku dan tersimpan pd kekuatan yg lebih tinggi , berada pd posisi ”potensi potensi ” batiniah sbg pendekatannya… Keyakinan ”diluar
Sharing Cangkrukan Yogyakarta..01-06-09.. 21.00
Sharing Cangkrukan Yogyakarta..21.00 Oleh: Aris Widodo Edit: David Goh Sebelumnya kami mengucapkan Syuku kepada Gusti, berempat bertemu di pinggiran alun-alun. Aroma wedang ronde ,jagung bakar, silih berganti saling melengkapi suasana dengan music jalanan khas Jogja . terciptakan cangkrukan di pojok
SEMBILAN POKOK AJARAN SYEKH SITI JENAR
MASIH RELEVANKAH AJARAN SYEKH SITI JENAR DEWASA INI? Oleh: Ir. Achmad Chodjim, MM Tema seminar/sarasehan budaya hari ini adalah agama ageming aji, yaitu agama sebagai nilai-nilai luhur yang menjadi landasan hidup bangsa Indonesia, sesuai dengan sila pertama pada Pancasila, Ketuhanan
::SATU JALAN?????::
Bagaimana pandangan UMUM yang sering dikatakan~ Hanya Ada “satu” jalan~”satu” lebih benar~ “satu” lebih dan Paling baik dan Benar dsb.. , dalam bingkai maupun kemasan serta sajiannya ajaran yang berbeda,di jaman keterbukaan komunikasi ini akan semakin terasa pendekatan akan adanya
Revolusi 1 :: Penolakan::~ akan Rasa Menerima~
~ Saat terjadi Pemberontakan dalam diri akan hal Tidak kenyamanan ~ Kegelisahan ….Sekiranya kita “Mengira” “”SUdah Bebas”” dari Jeratan , ternyata kita masih belum keluar dari Lingkaran tersebut …..kita masih ”dikendalikan” oleh Penolakan ~ Pemberontakan karena Unjuk Gigi utk sebuah
“KULO MANGERTOS GUSTI, KULO TRESNO MARANG GUSTI, KULO MANUNGGAL KALIAN GUSTI, KULO NYEDANI GUSTI”
Semarang , Selasa 21 April 2009 Oleh: Nata Warga Bapak Ibu dan saudara semua, sangat berbahagia hari ini dapat bertemu dengan saudara semua. Judul mengenai: “KULO MANGERTOS GUSTI, KULO TRESNO MARANG GUSTI, KULO MANUNGGAL KALIAN GUSTI, KULO NYEDANI GUSTI” Adalah
inyong~insung, I ~ me , aku ~ kulo , Saya ~ aku ………all and me …semua yang ku Rasa….
Terimakasih, Maturnuwun Eyang Kakung dan Putri Gatho …. SUdah berikan Kesempatan untuk kali ini … Selamat Siang sederek dan Kadang semuanya Tidak kurangnya rasa syukur saya ucapkan pertumbuhan akan jalinan silaturahmi semakin melebar . Menjadi tanpa ukuran apa apa utk
Sarasehan di Padepokan Mbah Gatho
::Sarasehan:: Terimakasih Mbah Gatho Kakung-Putri dan Sederek, Terkasih Sharing PERTEMUAN Lokasi : padepokan Mbah Gatho, dusun Gatak, TURI, Yogyakarta. Tanggal: 21 Februari 2009 Sugeng Ndalu Kadang Gantharwa dan Sederek Terkasih , Sebelumnya saya haturkan terimakasih kepada : ~Mbah Gatho Kakung
